Tukang Bangunan Jaman Masa Kini, Order melalui Helptask

Bagi seorang ibu rumah tangga, mengoreksi genteng bocor maupun saluran pipa yang mampet yakni hal yang sulit dilakukan. Pun para pria pun cuma sedikit yang bersedia berkotor-kumal untuk membetulkan ini.

Dikala seperti itulah sebuah aplikasi dapat diandalkan. Salah satunya ialah Helptask, menyediakan layanan teknis untuk menjawab beraneka kebutuhan perawatan rumah dan bangunan. Simak info tentang https://tukangbangunandimanado.blogspot.com disini.

"Saya menginisiasi wadah ini untuk mengelola manpower yang potensial. Mulai dari metode listrik, pembetulan plafon, pengecatan dinding, sampai perawatan AC dan saluran pipa. Jika seluruh hanya berfokus pada bisnis saja, siapa yang akan mengelola manpower ini? Padahal, mereka merupakan salah satu tulang punggung dari bisnis properti," jelas Hendra Sucipto, founder dari Helptask.

Dengan pengalaman 8 tahun sebagai perencana konstruksi dan arsitek senior, Hendra menghasilkan Helptask. Diinginkan masyarakat Jakarta tidak lagi kesulitan mencari pekerja bangunan untuk membetulkan rumah mereka, dan pekerja bangunan malahan dapat mendapatkan pekerjaan dengan metode yang lebih pantas dan profesional.

"Aku berharap menghasilkan sebuah kelompok sosial untuk para tukang bangunan dan pekerja konstruksi yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Tetapi di lain pihak, juga mempermudah masyarakat untuk menemukan pekerja yang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Dengan pengalaman aku sebagai arsitek, aku siap untuk berkontribusi sebagai Handyman Quality Controller," tutur Hendra.

Helptask sendiri mempunyai enam layanan utama cocok dengan keperluan masyarakat yang tinggi atas energi tukang yang profesional dan transparan. Selama ini, masyarakat masih mengandalkan cara tradisional untuk menerima saran tukang. Hanya dengan bermodalkan saran dari mulut ke mulut, sulit bagi masyarakat untuk mendapatkan jaminan hasil kerja dan juga tarif yang layak.

Dengan hadirnya Helptask, kini dilema hal yang demikian bahkan bisa teratasi. Tidak cuma membantu masyarakat yang perlu mengoreksi rumah mereka, para pekerja bangunan juga terbantu dengan akses ke profesi yang pantas dengan sistem operasional kerja yang terang.